Tampilkan postingan dengan label Network. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Network. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Februari 2012

Isi Baterai Ponsel dan Laptop Tanpa Kabel

Gue kemarin baca-baca artikel di kompas.com nemu berita yg unik dan menarik serta sangat canggih menurut saya :) Yaitu tentang teknologi WITRICITY - Wireless Elecctricity. Yaitu kita bisa ngecas HP atau laptop kita tanpa kabel.
Kemajuan teknologi memang semakin memudahkan manusia, kali ini mengenai pengisian daya baterai berbagai perangkat secara wireless alias tanpa kabel.

Dengan teknologi dan perangkat yang dikembangkan WiTricity Corp, Anda bisa mengisi daya baterai (charging) ponsel, konsol game, laptop, bahkan kendaraan listrik hanya dengan koneksi wireless yang tidak membutuhkan kabel.

"WiTricity Corp bekerja untuk membuat masa depan ini menjadi kenyataan, mengembangkan teknologi kelistrikan wireless yang akan beroperasi aman dan efektif dalam jarak jangkauan dari sentimeter hingga beberapa meter--dan akan mengirimkan listrik dari miliwatt hingga kilowatt," tulis WiTricity dalam penjelasannya di website resmi mereka.

Menurut WiTricity, perangkat ini aman bagi binatang piaraan maupun manusia, tingkat efisiensinya pun tinggi.

Komponen berbentuk kotak hitam menyerupai bingkai foto itu bisa menyalurkan listrik tanpa kabel ke perangkat-perangkat di rumah, meski di dalam ruang berbeda, dengan jarak tertentu sesuai daya jangkau alat itu.

WiTricity mengatakan, perangkatnya itu sudah akan tersedia di pasar akhir tahun ini dan dalam dua tahun mendatang teknologi serupa dapat digunakan untuk mengisi daya baterai mobil listik. Akan menyusul untuk pemompa (kejut) jantung dan implan medis lainnya.

WiTricity hampir lima tahun menggunakan teknologi yang dikembangkan di MIT (Massachusetts Institute of Technology) yang memperluas jangkauan nirkabel pengisian induktif.

Teknologi serupa sebenarnya bukanlah hal baru. Nikola Tesla sudah mengenalkannya 100 tahun lalu, dan pengisi daya induktif untuk sikat gigi dan pengendali video games yang sekarang beredar luas.

Tetapi, pengisi daya induktif yang sudah ada di pasaran saat ini bekerja hanya dalam jarak yang sangat pendek dan memerlukan kontak fisik antara pengisi daya dengan perangkat elektronik, tidak jauh lebih nyaman dibanding mencolokkan kabel penghubung, tulis Technology Review.  

WiTricity bersama IHI Corporation dan Mitsubishi Motor Corporation sepakat membentuk tim bersama untuk meneliti dan mengembangkan pengisian daya induktif untuk kendaraan listrik.

Tujuan kolaborasi itu untuk membuat kendaraan listrik lebih nyaman bagi pemiliknya, dengan mempercepat memopulerkan dan menjamin ketersediaan pengisian nirkabel di rumah-rumah maupun di tempat-tempat parkir pusat pembelanjaan.

Sistem pengisian nirkabel memungkinkan transfer energi dari sumber yang ditempatkan pada atau di bawah tanah untuk kendaraan yang dilengkapi perangkat penangkap energi.

Pengisian secara otomatis ketika kendaraan diparkir, tanpa kontak fisik antara kendaraan, dan sumber pengisian.

Namun, kemampuan jarak jangkau yang dibutuhkan untuk pengisian lebih efisien masih terus dikembangkan.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2012/02/10/13401375/Isi.Baterai.Ponsel.dan.Laptop.Kini.Bisa.Tanpa.Kabel

WITRICITY - Wireless Electricity

Kemarin gak sengaja baca artikel disalah satu website koran ternama di Indonesia, ubik nemu info yg sangat menarik dan bermanfaat bagi kita semua dalam perkembangan IT. Berita ini ubik bilang sangat canggih sekali karena belum pernah aku menjumpainya hehe. Biar gak penasaran langsung aja qt ikuti penjelasannya menganai  WITRICITY - Wireless Electricity.
Teori fisika terus berevolusi beriringan dengan perkembangan teknologi, mulai dari penemuan lampu pijar oleh T.A Edison, penghantar energi melalui medan magnet oleh Nikola Tesla, hingga kini perkembangan semakin pesat.
mungkin sebentar lagi kita akan meninggalkan zaman kabel (wire) dan benar benar memasuki era wireless, tiap hari dapat kita temui gadget gadget baru berbasis koneksi wireless menghunjam pasar elektronik dan komputer.
penemuan yang cukup santer beberapa tahun belakangan ini tentang wireless adalah wireless electricity. sebuah teknologi pemindahan energi listrik tanpa kabel, sekarang lazim disebut witricity. witricity akan menjamin gadget gadget yang membanjiri pasar elektronik saat ini dapat men-charge baterai dengan sendirinya tanpa bantuan charger. bahkan witricity memungkinkan beberapa gadget dapat digunakan tanpa menggunakan baterai.

PRINSIP KERJA WITRICITY

 

terdapat dua buah kumparan tembaga yang beresonansi dengan frekuansi yang sama dan masing masing berdiameter 20 inches. kumparan tembaga yang pertama terhubung ke sumber listrik (stransmitter), dan kumparan tembaga yang lainnya terhubung dengan perangkat (receiver) yang membutuhkan listrik.
tenaga listrik yang berasal dari sumber listrik membuat kumparan tembaga berosilasi pada frekuensi (MHz) tertentu. selanjutnya ruang disekeliling kumparan tembaga tersebut akan terisi dengan radiasi non-magnetik. hal ini akan menciptakan medan magnet yang akan mentransfer energi ke kumparan tembaga yang lain yang terhubung ke receiver.
Dengan frekuensi yang sama pada kedua buah kumparan tembaga, maka kumparan yang terhubung dengan receiver tadi mampu berosilasi dalam frekuansi yang sama dengan kumparan tembaga yang pertama. prinsip ini disebut ”’coupled resonance system”.

PENEMU WITRICITY

orang yang membuktikan bahwa prinsip coupled resonance” dapat mentransfer energi listrik tanpa kabel (wireless) adalah Prof. Marin Soljacic dari Massachusetts  Institute  of  Technology (MIT). yang menarik dari ide penemuan ini adalah rasa muak Soljacic pada bunyi ”beep” yang selalu timbul saat hanphone-nya mengalami low-battery.
Soljacic berusaha menemukan pemecahan masalah ini dengan mencari fenomena fenomena fisika yang terkait akan hal ini yang mungkin dapat membantu masalahnya, hingga akhirnya ia teringat teori induksi elektromagnetik penemuan Michael Faradaydan akhirnya ia gunakan sebagai landasan memecahan masalah.

EKSPERIMEN SOLJACIC


pada tahun 2007 Prof. Marin Soljacic memimpin sebuah tim peneliti dati MIT yang didanai oleh Army Research Office, National Science Foundation and the Department of Energy. dalam eksperimennnya Solljacic bersama timnya berhasil menyalakan bola lampu 60 watt yang diletakkan sejauh 7 kaki dari sumber energi listrik, dengan menggunakan prinsip kerja witricity.
Kumparan tembaga yang pertama berdiameter 24 inches terhubung langsung ke sumber listrik, dan kumparan tembaga yang ke dua terhubung ke bola lampu yang beresonansi pada frekuensi 10 MHz. Bola lampu menyala,  bahkan ketika kedua kumparan diberi penghalang sebuah dinding kayu, sistem tersebut bekerja dengan efisiensi sekitar 40% dan energi yang tidak digunakan akan tinggal disekitar transmiter tanpa mempengaruhi lingkungan sekitar. hal ini menjamin bahwa tidak ada energi listrik yang terbuang sia-sia.
Dr. Aristeidis Karalis mengatakan bahwa ”’coupled resonance system” satu juta kali lebih efisien ketimbang penemuan Nikola Tesla tentang konduksi berbasis sistem resonansi medan magnet.

HOW SAFE IS WITRICITY…?


manusia atau benda yang berada di antara transmitter dan receiver tidak akan mengurangi daya transmisi dari witricity. peneliti dari MIT sangat yakin bahwa ”coupled resonance system” dari witricity aman untuk manusia. mereka mengatakan bahwa medan magnet cenderung sangat lemah pengaruhnya terhadap jaringan kulit pada tubuh manusia, jadi akan sangat sulit untuk menyebabkan kerusakan pada tubuh manusia.
 

Software

Internet

Tutorial