Selasa, 13 Agustus 2013

Hikmah Silaturrahim di Hari yang Fitri

Alhamdulillah, masih diberikan kenikmatan untuk bertemu kembali dengan hari raya Idul Fitri nan indah dan penuh barokah. Dihari yang indah ini umat Muslim berbondong-bondong mudik ke kampung halaman, dengan tujuan berkumpul dengan sanak saudara, menyambung tali silaturrahmi diantara mereka. Hal tersebut juga Ubik  rasakan pada saat pulang ke kediri, kampung halaman tercinta :). Hari raya pertama, pagi hari silaturrahim di dusun Bulurejo (tempat yg indah dimana saya dilahirkan) ke semua tetangga dan kerabat bersama tak kurang dari 30 sahabat-sahabat saya tercinta dikampung. Untuk malam harinya berlanjut didusun sebelah, dusun Banting maish bersama sahabat-sahabat tercinta :). Untuk hari raya kedua, adat dikelurga saya pasti silaturrahim ke saudara-saudara dari bapak, biasa touring sepeda motor sama bapak, ibu dan adik tercinta. Hari raya ketiga, agendanya gantian silaturrahim ke saudara-saudaranya ibu, gilirian ini agak rame bareng-bareng bapak, ibu, adik, om, tante dan saudara sepupu yang masih imut-imut. 

Untuk touring hari keempat, hari ini agak galau hehe antara keluar dan tidak, mau silaturrahim ndak ada temennya ya akhirnya dirumah sampai jam 11.00 WIB sambil benahin komputer adik dirumah. Tiba-tiba hpku berdiring (lagunya Boomerang - Pelangi) temenku telpon ngajak keluar silaturrahim ke saudaranya, wah kebetulan ini buat temen silaturrahim ke guru-guru SMA sekaligus nostalgia :). Untuk hari itu lebih banyak silaturrahim ke saudaranya temenku Angga, tapi alhamdulillah sempat mampir kerumah Bapak dan Ibu Guru yang sangat sepesial. Pertama, dirumah Ibu Sutarsih, guru Sejarangku SMA. Beliau dikenal unik dan nyleneh (hehe ngapunten ibu) tapi dibalik itu beliau merupakan sosok yang banyak menorehkan prestasi untuk SMA N 3 Kediri (SMAku) dari perlombaan KIR (karya ilmiah remaja) yang sudah meliputi kota-kota besar di Indonesia. Hampir 3 jam saya dan temen berada dirumah beliau, lama ya? Iya sangat lama, bukan tanpa sebab, kami berdua diberi beberapa wawasan, pengalaman dan motivasi yang super sekali, saking lamanya saya ndak kuat nahan kebelet mau buang air kecil, ditengah-tengah pembicaraan saya potong cuma sekedar izin ke kemar mandi hehe. Setelah dari kamar mandi saya disuruh lihat pembangunan rumahnya dilantai 2 yang beliau banggakan, karena memang sangat super. Setlah itu sengaja saya tidak lagi berminat untuk ngobrol lagi karena sudah terlalu lama, dan kami berdua langsung pamit, tak lupa meminta doa restunya agar kami mendapatkan ilmu yg manfaat. Aamin :) Lanjut kerumah pak Nurhadi (guru olah raga yang supel dan agamis) alhamdulillah bisa bertemu, ngobrol dan saling berbagi ilmu sampai lama dan jamaah asyar dan magrib bersama beliau. Banyak motivasi hidup yang kami dapt saat berkunjung dirumah beliau, arti kesederhanaan, mensyukuri hidup, memulyakan orang tua dan masih banyak lagi.

Lanjut ke touring hari kelima, ini yang sangat berkesan kumpul bareng temen2 SMA sekelas dulu, agak jengkel dikit ada temen yang telat nunggu lama banget sampek ganteng hehe. Jam 10 take off menuju rumah wali kelas XII IPS 4 dulu, Ibu surya akrab disapa mak sur hehe, tapi kami kurang beruntung karena beliau tidak ada dirumah. Lanjut ketujuan berikutnya rumah Umi Hj. Hasanah (guru agama Islam yg super) ternyata beliau juga tidak berhasil dijumpai karena rumahnya tutup. Tujuan berikutnya ke ibu kami tercinta Ibu Eni (Wali kelas XI kami, sekaligus guru ekonomi kami) alhamdulillah bisa bertemu, ngobrol dan banyak motivasi yg kami dapat, terakhir foto bareng :). Tujuan berikutnya ke rumah guru yang super lucu, Pak H. Ngasaro, M.Pd (guru bahasa Indonesia) beliau salah satu guru favorit kami saat di SMA, sifat beliau yang lucu, cerdas dan agamis yg tak terlupakan. Bukan tanpa perjuangan untuk bisa asampai kerumah beliau, maklum belum pernah silaturrahim kesana hehe alhamduliallah nyampe juga berkat bertanaya ke masyarakat sekitar :) dan akhirnya sampai rumah beliau, kami disapa dengan hangat oleh beliau dan candaan khasnya yg tak henti membuat kami tertawa sampai laper hehe. Sebelum pamit kami minta barokah do'a dan sedikit motivasi dari beliau buat bekal kami pulang dan kembali ke tempat perjuangan untuk membangun masa depan (kampus dan tempat kerja masing-masing).

Banyak hikmah yang kami dapat dari touring idull fitri selama 5 hari, dengan tujuan silaturrahim yang berbeda dan pastinya dengan kondisi keluarga, rumah tangga dan nikmat yang berbeda pula (prihatin,gembira,duka dan suka). Hal yang paling saya ingat adalah "selalu syukuri nikmat Tuhan yang sudah dianugrahkan dalam hidup kita sekecil apapun", memang terdengar mudah bukan? tapi jujur, itu merupakan hal yg masih sulit bagi diri saya pribadi. Untuk itu, yuk kita belajar untuk selalu bersyukur dalam keadaan apapun, pantang mengeluh, membanggakan harta kita dan menyombongkan diri. Semoga kita bisa mnejadi insan yang sederhana tapi bermanfaat bagi sesama, insyaAllah hidup akan terasa lebih damai dan indah, InsyaAllah. Wallahu'alam

1 Response to “Hikmah Silaturrahim di Hari yang Fitri”

  • GOLagu says:
    8 November 2013 pukul 09.46

    tulisan yg sangat bermanfaat.....

Posting Komentar

 

Software

Internet

Tutorial